Assalamu ‘alaikum warahmatullahi wabarakatuh,
Saya ingin bertanya, apakah saya bisa menikahi adik dari istrinya sepupu saya? Jika boleh, bagaimana cara menjelaskan kepada keluarga atau publik, baik menjelaskan dengan dalil Al-qur’an atau Hadist, maupun menjelaskan secara sosial.Mohon diberikan dalil Al-qur’an atau Hadist, sebelumnya saya sudah membaca – baca seperti QS. An-Nisa ayat 22-23 tapi saya belum betul – betul memahaminya.
wassalamu ‘alaikum warahmatullahi wabarakatuh,

Jawaban

Assalamu alaikum wr.wb.

Alhamdulillahi Rabbil alamin. Ash-shalatu wassalamu ala Rasulillahi wa ala alihi wa shahbihi. Amma ba’du:

Alhamdulillah atas nikmat dari Allah swt yang menurunkan Al-quran sebagai konsep sempurna dalam membina keluarga. Salawat tercurahkan kepada Rosulullah saw yang memberikan keteladan sempurna untuk umatnya.

Menikah harus memenuhi syarat dan rukun nya. Diantara syarat pernikahan adalah wanita yg boleh dinikahi adalah yang bukan mahram. Urusan mahram dan bukan mahram bukanlah urusan perasaan manusia, tetapi menjadi hak preogratif Allah swt. Tali Kerabatan bisa jadi sangatlah dekat sebagai saudara dan kerabat namun belum tentu mereka masuk kategori sebagai mahram. Seperti saudara sepupu, walau kedua orangtuanya bersaudara (kakak-adek) tetaplah dalam islam bukan mahram. Lihat Quran surat 33 : 50.

Jika sepupu saja bukanlah mahram apalagi adik dari istrinya yang sangat jauh kenasaban / tali keturunan nya.

Adapun masalah dan kendala dengan keluarga dan tetangga adalah masalah komunikasi dengan cara yang bijak. Dan pertimbangkan manfaat dan mudhorotnya. Semoga hukum Allah swt bisa diterima dengan baik dan yakinlah semua yang Allah swt putuskan pasti tersimpan kebaikan untuk manusia.

Wallahu a’lam

Wassalamu alaikum wr wb

 

Nur Hamidah, Lc, M.Ag

sumber: syariah online