Pertanyaan

Assalamu ‘alaikum wr wb

Pak ustadz saya sering ditanya teman tentang sunat/khitannya Rasulullah, ada yang bilang kata Rasulullah dikhithan sejak lahir tapi saya belum menemukan nash/dalilnya, mohon jawaban berikut dalilnya.

Wasalamu ‘alaikum wr wb.

Rabu September 19, 2012 at 2:26 pm (Penanya: Sunhaji)

Jawaban

wassalamu alaikum wrwb

sebagian ulama menyatakan begitu, dalilnya

عَنْ أَنَسِ بْنِ مَالِكٍ قَالَ: رَسُلُ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَ سَلَّمَ : مِنْ كَرَامَتِيْ عَلَى اللهِ أَنْ وُلِدْتُ مَخْتُوْنًا وَلَمْ يَرَ أَحَدٌ سَوْأَتِيْ

“Dari Anas bin Malik radhiyallahu ‘anhu berkata, bersabda Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam, ‘Termasuk bagian karamahku (kemuliaanku) dari Allah, aku dilahirkan dalam keadaan telah dikhitan, dan tidak seorang pun melihat auratku.” namun hadits ini lemah,

mereka menyatakan nabi dikhitan pada hari ke 7 kelahirannya
عن ابن عباس أن عبد المطلب ختن النبي صلى الله عليه وسلم يوم سابعه وجعل له مأدبة وسماه محمدا

Artinya:
dari Ibnu Abbas; bahwa Abdul Muthtalib mengkhitan Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam pada hari ke tujuh dan membuat jamuan makan serta menamakannya dengan Muhammad
wallahu a’lam

(Penjawab: ustadz Ismeidas Makfiansah – Jakarta)