Pertanyaan:

Assalamu ‘alaikum wr. wb.
Belum lama ini saya berkunjung ke rumah teman yang mempunyai anjing. Saya sempat duduk dan bersalaman dengan teman saya. Saya takut dia atau sofanya ada bekas najisnya. Setahu saya waktu itu dia tidak pegang anjing. Tapi siapa tahu sebelum saya datang, dia bermain dengan anjing.
1. Apakah saya terkena najis atau tidak?
2. Kalau misalkan saya terkena, apa saya harus bersuci dengan menyiram seluruh tubuh saya dan mencucinya dengan sabun sebanyak 7 kali dan sekali dengan tanah? Apa rambut saya juga harus dilumuri tanah?
3. Lalu bagaimana dengan baju saya? Kalau dianggap terkena, tangan saya sudah pegang baju saya sendiri. Apa baju saya terkena najis juga? Lalu bagaimana cara membersihkannya?

Terima kasih.
Wassalamu ‘alaikum wr. wb.

(Penanya: Yus Andy)

Jawaban:

wa’alaikumus salam
bismillah, Islam memerintahkan kita bersuci dari najis dan hadats yang jelas dan pasti, bukan atas dasar khawatir, asumsi, praduga. Sedangkan yang ragu, tidak pasti najisnya, maka hukumnya kembali ke hukum asal yaitu suci, tanpa beban. wallahu a’lam.

(penjawab: ustadz Fadlan Adham Hasyim, Lc. – Yogya)