Pertanyaan:

ass…
mau nanya, tentang kalo misalnya mempunyai anak kecil yang mempunyai umur kurang dari 2 th sedang anak kecil tersebut sering kencing sembarangan. dan tempat shalat pun terkadang dikencinginya,apakah kewajiban maensucikan bagi yang pertama kali melihat?

(aliyah Intania – Minggu Maret 13, 2011)

Jawaban:

1. Membersihkan najis dari badan, pakaian dan tempat shalat hukumnya adalah wajib firman Allah Ta’ala, “Dan pakaianmu maka sucikanlah,” (QS. Al-Muddatstsir: 4)
“Bersihkanlah rumah-Ku (Baitullah) (wahai Ibrahim dan Ismail) untuk orang-orang yang thawaf, yang i’tikaf, yang ruku’, dan yang sujud.” (Al-Baqarah: 125)

2. Siapakah Yang bertanggung jawab membersihkan najis..

Pemilik atau penanggung jawab benda yg jadi penyebab atau terkena najis tsb
“Apabila salah seorang dari kalian datang ke masjid, sebelum masuk masjid hendaklah ia melihat kedua sandalnya. Bila ia lihat ada kotoran atau najis maka hendaklah membersihkannya. Setelah bersih, ia boleh shalat dengan mengenakan kedua sandalnya.” (HR. Abu Dawud )

jika anak kecil yg melakukannya ? maka penangung jawabnya yg wajib membersihkannya, yaitu walinya dalam hal ini orang tuanya, bisa ia lakukan sendiri atau bs ia menyuruh orang lain yg mau melakukannya, yg penting najisnya bs dihilangkan.
“hai orang-orang yang beriman jagalah diri dan keluargamu dari siksa api neraka yang bahan bakarnya terdiri dari manusia dan batu” (QS. At-Tahrim: 6)

jika orang tuanya sedang tidak karena anak tsb sedang main dimasjid, maka pengurus masjidlah yg wajib membersihkannya, karena mereka bertanggung jawab atas masjid tsb.

jika ada yg melihat? disunnahkan yg melihat untuk membersihkannya sebagai amal baik, tp ia tdk wajib membersihkannya, cukup ia beritahukan ke orang tua si anak atau ke pengurus masjid dalam hal ini misalnya marbot dll.

(ustadz Ismeidas  Makfiansah – Jakarta)