tjislam

Tulisan terkirim dikaitan (tagged) ‘doa’

Sudah Meninggal 3 hari

In Fiqh, Ibadah, Tsaqafah on 20 April 2011 at 12:44

Pertanyaan:

assalamu’alaikum ustadz….
kemarin nenek angkatku meninggal,sudah tiga hari dia baru ketahuan…badan-a sudah bengkak dan bauk..

pertanyaan-a gimana menurut pandangan Islam tentang sprti tu?

2.doa yang diterima sama orang meninggal adalah doa anak-a, gmn kalo doa bersama yang disitu ada ‘muslimiin wal muslimat,mukminin wal mukminaat’ (termasuk orang yg meninggal mukmin n muslim) gmn sperti itu ustadz?

(choirul anwari, Kamis Maret 31, 2011 at 12:22 pm)

Jawaban:

Jika kita tidak tahu tentu tidak berdosa
“Wahai Rabb kami, janganlah Engkau menghukum kami jika kami lupa atau melakukan kesalahan tanpa sengaja.” (Al-Baqarah: 286) jadi lakukan jenazah seperti biasa jika masih bisa dimandikan dll.

2. Do’a untuk muslim baik yg hidup ataupun yg sdh wafat, tidak harus oleh anaknya,

مَا مِنْ مُسْلِمٍ يَدْعُو لَيْسَ بِإِثْمٍ وَلاَ قَطِيْعَةِ رَحْمٍ إِلاَّ أَعْطَاهُ اللهُ إِحْدَى ثَلاَثٍ أَنْ يُعَجِّلَ لَهُ دَعْوَتَهُ وَإِمَّا أَنْ يُدَخِّرَهَا لَهُ فٍي الآخِرَةِ وَإِمَّا أَنْ يَدْفَعَ عَنْهُ مِنَ السُّوء مِثْلَهَا

“Tidaklah seorang muslim berdo’a dengan sesuatu yang bukan untuk suatu dosa atau memutuskan silaturrahmi melainkan pasti Allah akan memberikan salah satu dari tiga hal; disegerakan baginya pengabulannya, disimpan baginya di akhirat, atau dihindarkan darinya keburukan yang semisal dengannya.” (Shahih Al Adabul Mufrad)

ketika muslim meninggal maka muslim lain disyariatkan untuk mendoakannya misalnya dalam sholat jenazah..

atau ketika kita ziarah kubur kita disunnahkan mendoakan penghuni kubur dengan salam kita

السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ أَهْلَ الدِّيَارِ مِنَ الْمُؤمِنِيْنَ وَالْمُسْلِمِيْنَ وَيَرْحَمُ اللهُ الْمُسْتَقْدِمِيْنَ مِنَّا وَالمُسَتَأْخِرِيْنَ وَإِنَّا إِنْ شَاءَ اللهُ بِكُمْ لاَحِقُوْنَ

“Assalamu’alaikum wahai penduduk kubur dari kalangan kaum mukminin dan muslimin. Semoga Allah memberikan rahmat kepada orang-orang yang mendahului kami ataupun yang akan datang kemudian. Dan kami Insya Allah akan menyusul kalian.” (HR. Muslim hadits)

bahkan di syariatkan alqur’an
وَالَّذِينَ جاءُ وْا مِنْ بَعْدِ هِمْ يَقُولُونَ رَبَّنَا اغْـفِرْلَنَا وَلاِخْوَانِنَا الَّذِينَ سَبَقُونَ بِالاِيْمَانِ.

“Dan orang-orang yang datang sesudah mereka itu berkata: Wahai Tuhan kami! Ampunilah kami dan saudara-saudara kami yang telah beriman sebelum kami”.(al-Hasyr:10)

Di dalam ayat lain dikemukakan;

رَبَّنَا اغْفِرْلِيْ وَلِوَالِدَيَّ وَلِلْمُؤْمِنِيْنَ يَوْمَ يَقُوْمُ الْحِسَابِ.

“Ya Tuhan kami! Berilah ampunan kepadaku dan kedua ibu bapaku dan sekalian orang-orang mukmin pada hari terjadinya hisab (Hari Kiamat).” (Ibrahim:41)

(ustadz Ismeidas Makfiansah – Jakarta)

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.