tjislam

suami tidak shalat

In Dakwah, Fiqh, Ibadah, Keluarga on 29 April 2011 at 22:55

Pertanyaan:

assalamu’alaikum
sy ingin bertanya, sy harus bagaimana menghadapi suami yang tak pernah shalat? apalagi ngajak shalat berjamaah… sy sudah seringkali mengajak dia untuk shalat namun jawabannya: “kamu duluan saja” setelah bicara seperti itu dia tetap sj tdk shalat. dan dia mempunyai tindikan di telinga, pantaskah ia mnjadi imam keluarga? sy harus bgmn?

(Rosida – Rabu April 6, 2011)

Jawaban:

Asswrwb…

1. Harus diselidiki atau ditanyakan mengapa dia tidak mau sholat

Bila ia tdk sholat karena karena bahwa shalat adalah tidak wajib, maka para ulama’ sepakat bahwa orang tersebut bisa jatuh pada kondisi kafir. Hal ini berdasarkan hadits Rasulullah Saw:

قَالَ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: بَيْنَ الْكُفْرِ وَالْإِيمَانِ تَرْكُ الصَّلَاةِ (رواه النسائي، الترميذي: حَدِيثٌ حَسَنٌ، وأحمد)
“Batas antara seseorang dengan kekufuran adalah meninggalkan shalat”. (HR. muslim, Nasa’i, Tirmidzi dan Ahmad).

Ibnu Mas’ud berkata tentang shalat:
“Perjanjian antara kita dengan mereka adalah shalat, maka barangsiapa yang meninggalkan berarti ia kafir.” (HR- Nasa’i, Tirmidzi dan Ahmad)

Abdullah bin Syaqiq Al ‘Uqaili berkata,
“Para sahabat Nabi SAW tidak melihat sesuatu dari amal ibadah yang meninggalkannya adalah kufur selain shalat.” (HR. Tirmidzi)

Bila dia tidak menjalankan shalat karena malas, maka dia berarti suami yg fasik. dan tugas istri untuk mendakwahkannya..

2. Harus terus diingatkan baik dengan keteladanan, maupun dengan nasihat yg baik.

Dan tidaklah sama kebaikan dan kejahatan. Tolaklah (kejahatan itu) dengan cara yang lebih baik, maka tiba-tiba orang yang antaramu dan antara dia ada permusuhan seolah-olah telah menjadi teman yang sangat setia (QS 41:34)

3. doakan terus dengan penuh keyakinan. agar Allah memberi dia hidayah.

مَا مِنْ مُسْلِمٍ يَدْعُو لَيْسَ بِإِثْمٍ وَلاَ قَطِيْعَةِ رَحْمٍ إِلاَّ أَعْطَاهُ اللهُ إِحْدَى ثَلاَثٍ أَنْ يُعَجِّلَ لَهُ دَعْوَتَهُ وَإِمَّا أَنْ يُدَخِّرَهَا لَهُ فٍي الآخِرَةِ وَإِمَّا أَنْ يَدْفَعَ عَنْهُ مِنَ السُّوء مِثْلَهَا

“Tidaklah seorang muslim berdo’a dengan sesuatu yang bukan untuk suatu dosa atau memutuskan silaturrahmi melainkan pasti Allah akan memberikan salah satu dari tiga hal; disegerakan baginya pengabulannya, disimpan baginya di akhirat, atau dihindarkan darinya keburukan yang semisal dengannya.” (Shahih Al Adabul Mufrad)

“Dan Rabb kalian telah berfirman: ‘Berdo’alah kalian kepada-Ku, niscaya akan Aku kabulkan bagi kalian’.” (Ghafir: 60)

(ustadz Ismeidas Makfiansah – Jakarta)

About these ads
  1. kalo alasan suami adalah belum diberi hidayah,dan dia slalu blg stiap mnusia puny kekurangan dan itulah kekuranganya.apa yg hrs sya lkukan?

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: